Langsung ke konten utama

Trinity Traveler, Film dengan Visual yang memanjakan mata, Tapi...

Trinity kembali memulai travellingnya, namun kini dia harus berhadapan dengan beberapa konflik, yang salah satunya mengenai orangtuanya yang ingin segera melihatnya menikah, kira-kira gimana ya moviepers ? 


Sumber : Starvision Plus | TRINITY TRAVELER

Trinity yang masih diperankan oleh Maudy Ayunda rupanya melaksanakan kuliah S2 di Filipina, hasil dari beasiswa yang ia dapatkan setelah menerbitkan buku yang cukup bestseller. Sementara dia menjalankan kuliahnya disana dengan tetap meneruskan hobi jalan-jalannya, konflik dari orang tua rupanya harus dihadapainya. 

Tidak harus menonton Seri Pertamanya
Buat kalian yang kebetulan belum menonton seri pertamanya di Tahun 2017, sepertinya tidak ada masalah. Karena memang film yang disutradrai oleh Rizal Mantovani ini menyajikan beberapa scene penting seperti pengenalan sesaat dirinya maupun beberapa temannya meskipun singkat.


Sumber : StarvisionPlus | TRINITY TRAVELER

Jujur, dibanding seri yang kedua. Saya lebih suka dengan seri pertamanya, banyak sekali tempat2 yang di eksplor dibandingkan yang kedua ini, yang hanya mengeksplore beberapa tempat di Filipina maupun pulau komodo. Apalagi untuk seri keduanya memang lebih cenderung ke drama dalam filmnya sendiri, sesuai genrenya, jadi buat kalian yang terlalu berekspektasi kalau film ini lebih fokus ke travellingnya, buang jauh-jauh segera.


Terus, yang Movierall Suka ?
Visual yang Memanjakan mata dong pastinya, Tak kalah menarik dengan film pertamanya, di Film sekuelnya, kita akan dibawa menyusuri deretan wisata baik dalam negeri maupun mancanegera yang mempesona. Buat kalian yang suka dengan dunia travelling, sepertinya kalian akan menikmati scene ini, percaya deh ! 


Sumber : StarvisionPlus | TRINITY TRAVELER

Selain itu juga, humor natural yang dibawakan oleh Ezra sepertinya juga bisa mencairkan suasana, ditengah kakunya peran yang dilakoni oleh Maudy Ayunda dan Hamish Daud, Setidaknya dapat membuat film ini lebih bisa dinikmati.

Mau kasih Score berapa, buat Film Trinity Traveler 2019

6.5/10

Visual yang memanjakan mata tapi malah tidak didukung dengan konflik yang bikin saya nyimak. Konfliknya hanya berputar-putar disana saja, apalagi ditambah cemistry yang tak kunjung dibangun membaik di Film keduanya. Padahal, ekspektasi saya akan lebih baik, namun ternyata.

Meski begitu, soundtrack yang diputar selama film berlangsung setidaknya bisa menjadi pemanis bagi para traveller yang ingin menikmati keindahan wisata lokal maupun mancanegara yang tertuang apik dalam film ini. 

Simak Film Drama lainnya :
Love for Sale 2, Apakah melanjutkan Arini yang sempat hilang di bagian pertama ?
21 Bridges, Ketika polisi tak hanya mengejar perampok Kokain

#reviewfilm #2019 #trinitytraveler #trinity2019 #filmtrinitytraveler2019 #starvisionplus #reviewfilmtrinity2019 #scorefilmtrinitytraveler2019

Mungkin Anda Suka:

Komentar

  1. Wah ternyata filem sebenarnya bisa di jadiin referensi traveller. Tapi itu ada benarnya lho. Kadang syuting filem itu bikin panasaran dimana sih ini tempatnya? Gitu saya sering bertanya, mumpung paspor masih hidup dan siapa tahu besok dana cukup mengapa tidak coba pergi kesana? he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip deh, masuk di list dan siap2 di budgetnya pastinya. Biar traveling tetep nyaman.

      Hapus
    2. Baru coba nonton drama karena panasaran kok cepat ngantuk ya he he he..kebiasaan nonton filem thriller dan action ini...

      Hapus
  2. Saya memang pengin nonton. Tapi takut kebanyakan dramanya. Hmm... buat lihat pantai Filipina masih oke lah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk filmnya sendiri kalau menurut saya lebih ke drama trinity sendiri, sementara travellingnya hanya sebagai pemanis belaka.

      Hapus
  3. bisa dijadikan referensi sekalian ini tempat syutingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoi bro, indah banget deh temapt2 nya, bikin pengen buat kesana.

      Hapus
  4. Wuih pantainya keren banget. Pasir putih dengan laut yang tenang

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget, saya pun pengen banget bisa mengunjungi tempat2 yang ada di film ini, beneran deh bagus banget.

      Hapus
  5. macam best je filem ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makaseh, saya suka film bagian travellingnya, kurang suka karena kebanyakan drama. wkwkwk

      Hapus
  6. menarik. macam movie dora the explorer gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, berarti udah nonton dong dora the movie dengan orang asli tapi, bukan kartun.

      Hapus
  7. Tampaknya gambar wisata2nya yang keren yaa disini.kalau cerita nya sendiri terlihat biasa ya? saya penasaran sama film ini terutama pas liat banyak iklannya hahaha..baiklah boleh jadi rekomendasi nonton

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, mungkin akan lebih menyenangkan lagi kalau wisatanya yang lebih ditonjolkan, tidak dramanya.

      Hapus
  8. MAUDYY SAYANGGGGGG

    #SalfokParah

    BalasHapus
    Balasan
    1. mulai deh abang satu ini, hmmm... sepanjang film pasti mantengin neng maudy doang.

      Hapus
    2. movierall ini siapakaaaaah???

      Hapus
  9. baru nonton yang pertama. yg kedua kalau kurang travelingnya keknya diluar ekspektasi ya.. tapi musti ditonton dulu sih..

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju sih, lebih banyakan yang seri pertama

      Hapus
  10. aku baru nonton trailernya, kmrin sempet mumpeng mau nonton tp sampai jadwal tayangnya abis belum kesampaian nonton, huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, selamat menikmati filmnya. Semoga suka ya.

      Hapus
  11. setuju sih, percuma sepertinya punya visual keren tapi plotnya tidak berhasil menghipnotis. BTW ini filmnya mbak trinity kenapa gak kuat di plot, blognya sampai bukunya kan seperti udah ngeplot bgt ya? mungkin eksekusinya yang kurang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. eksekusi begitu di fimkan yang kurang sepertinya mas, apalagi untuk view wisatanya juga lebih sedikit dibanding versi sebelumnya.

      Hapus
  12. setuju, aku lebih suka yg pertama. Yg kedua ini nth napa sedikit ngebosenin kalo buatku, dan ga kliatan chemistry antara maudy ayunda dan hamish. Mba trinity itu idolaku dari dulu, aku jd rutin dan cinta mati ama traveling ya krn dia sbnrnya.. Tapi membaca bukunya, jauuuuh lebih menarik drpd filmnya sih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, jika kita membaca bukunya, memang imajinasi kita serasa tak terbatas, lain halnya dengan kita menyimak filmnya.

      Hapus
    2. Jadi pengen nonton kedua golnya soalnya penasaran pada petualangan Tribity secata visual.
      Kalau drama yang mutar-mutar kisahnya, hem, sepertinya butuh kesabaran juga.

      Hapus
    3. iya mbak, harus ekstra sabar juga.

      Hapus
  13. Saya punya 5 koleksi bukunya tapi entah kenapa agak males nonton filemnya. Chesmitrinya keliatan kurang banget di trailer,,,thanks for the review.. saya anak baru nih di blog hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh begitu, memang kalo versi bukunya memang banyak yang bilang menarik, saya juga masih nonton versi filmnya saja sih.

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih banyak untuk komentarnya, segera saya baca

Copyright © MovieRall. All rights reserved.